ordina.id

Berita Panas

28.3°C
  • Jakarta
April 5, 2026
Ikuti Kami:
ordina.idBlogDaerahKetum PERMAHI Jambi Bertemu Dirnarkoba Polda Jambi, Dorong Kampanye Anti Narkoba hingga Integrasi Edukasi Kampus

Ketum PERMAHI Jambi Bertemu Dirnarkoba Polda Jambi, Dorong Kampanye Anti Narkoba hingga Integrasi Edukasi Kampus

Jambi — Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Jambi melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Reserse Narkoba Polda Jambi guna membahas langkah konkret menghadapi ancaman narkotika yang kian masif di kalangan generasi muda.

Pertemuan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwarnai dialog kritis antara mahasiswa dan aparat penegak hukum terkait pola baru peredaran narkoba, termasuk maraknya penggunaan zat liquid melalui perangkat vape yang kini menyasar milenial dan Gen Z.

Ketua PERMAHI Jambi, Roland Pramudiansyah, dalam pertemuan itu menegaskan bahwa pendekatan penanganan narkoba harus mulai bergeser dari sekadar represif menjadi lebih sistemik dan edukatif.

“Realitas hari ini menunjukkan bahwa narkoba tidak lagi hadir dalam bentuk yang mudah dikenali. Ketika zat berbahaya sudah menyusup dalam gaya hidup seperti vape, maka pendekatan kita tidak bisa konvensional. Harus ada intervensi serius melalui edukasi yang terstruktur,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Reserse Narkoba Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi menyampaikan bahwa pihaknya sejalan dengan gagasan penguatan pendekatan preventif, terutama melalui peran strategis mahasiswa.

“Kami menyadari bahwa penindakan saja tidak cukup. Justru kolaborasi dengan mahasiswa seperti PERMAHI menjadi penting untuk membangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Roland mendorong langkah yang lebih progresif dengan mengusulkan integrasi mata kuliah khusus terkait narkotika di perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya jangka panjang.

“Kami mendorong agar isu narkotika tidak hanya berhenti di seminar atau sosialisasi sesaat. Harus masuk ke ruang akademik sebagai mata kuliah atau minimal materi wajib. Dengan begitu, kesadaran hukum dan bahaya narkoba tertanam secara sistematis pada mahasiswa,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari pihak Dirnarkoba yang menilai bahwa pendekatan berbasis kurikulum dapat menjadi solusi strategis dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap narkoba.

Selain itu, kedua pihak juga sepakat untuk menginisiasi kampanye masif anti narkoba yang menyasar generasi muda melalui pendekatan kreatif dan digital. Kampanye ini diharapkan mampu menjangkau karakteristik Gen Z yang lebih dekat dengan media sosial dan tren kekinian.

Pertemuan ini menjadi titik awal sinergi antara PERMAHI Jambi dan Polda Jambi dalam membangun gerakan kolektif melawan narkoba. Dengan kolaborasi yang kuat, generasi muda Jambi diharapkan tidak hanya menjadi objek perlindungan, tetapi juga subjek utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Di tengah kompleksitas modus kejahatan yang terus berkembang, keberanian untuk mendorong perubahan—baik melalui kampanye publik maupun reformasi pendidikan—menjadi kunci. Jambi tidak boleh hanya bereaksi, tetapi harus memimpin dalam perang melawan narkoba.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post